Setiap Kata adalah Mutiara……

October 28, 2005

Aku, Emak dan Udin

Filed under: Uncategorized

Hujan gerimis membasahi badanku kala aku berjalan sambil menjinjing keranjang berisi roti goreng buatan emak. Aku berteriak kencang menawarkan sisa daganganku “Roti Goreng, Roti Goreng”, berharap teriakan terdengar sampe ke seluruh komplek perumahan ini.

Entah berapa kilo yang sudah aku lalui, rasa lelah itu hilang saat aku melihat isi keranjangku yang tinggal 2 buah. Aku tersenyum saat mengingat wajah Emak dan Udin pasti senang, kalo dagangan habis. Kemudian aku berhenti di depan toko baju anak2, sekedar menghilangkan lelahku. Kupandangi orang2 yang hilir mudik di dalam toko bersama bocah2 kecil seumuran adikku, Udin. Betapa senangnya mereka bisa memilih pakaian yang mereka senangi tanpa harus memikirkan harga. Ada rasa iri melihat polah mereka, andai saja itu aku.

Ah jangankan berkhayal bisa beli baju bagus, buat makan aja susah. Yang aku tau harga telur dan tepung terigu di pasar naik. Semua barang pada naik, eh ada yang ga naik ding, roti goreng jualanku :) . Habis kalo dinaikin ga ada yang mau beli lagi sih :( . Kata orang2 gede di kampungku itu semua gara2 BBM naik. Aku dengar dr obrolan mereka katanya kami orang miskin dapat dana kompensasi BBM. Mereka pada ngantri buat ngambil jatah uangnya di kantor pak lurah. Aku ga ngerti apa itu istilah kompensasi. Sekolah aja cuman sampe kelas 4 SD, mana ngerti aku artinya kata aneh itu. Masih bisa baca saja aku sudah untung :) . Walopun ada kompensasi itu, tetep saja nasib kami ga berubah. Kami masih tetap berjuang untuk bisa makan.

Duh Gusti, sampe kapankan kami seperti ini? Aku ga nyesel ga bisa sekolah, aku ga pengen punya baju bagus, aku juga ga pengen punya sepeda ato TV seperti anak2 lain. Aku hanya ingin kami bisa makan nasi, sayur dan lauk setiap hari, walaupun cuma sayur kangkung dan tahu tempe.

Hujan sudah mulai reda, aku harus pulang ke rumah. Emak dan Udin pasti sudah menungguku pulang. Aku tidak perduli besok akan seperti apa hidup kami. Aku ikuti saja semua cerita yang dibuatNya untuk kami.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://jejakkoe.blogsome.com/2005/10/28/aku-emak-dan-udin/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here