Menerima Keadaan, Apapun Yang Terjadi
Ada dongeng cina kuno tentang seorang lelaki tua yang pandangan hidupnya sangat berbeda dari orang lainnya disebuah desa.
Orang itu memiliki seekor kuda dan pada suatu hari kuda tersebut minggat. Tetangganya datang dan merasa prihatin kepadanya atas kejadian yang menimpanya itu. Jawabannya mengejutkan mereka. ” Tapi bagaimana kalian tau kejadian ini jelek??” Ia bertanya. Beberapa hari kemudian kudanya kembali, malah bersama dengan dua ekor kuda liar. Kini lelaki tua itu memiliki 3 ekor kuda. Pada saat itu, para tetangganya memberikan ucapan selamat atas nasib baiknya itu. Tapi bagaimana kalian tahu kejadian ini bagus ?”, katanya.
Dan esoknya ketika putranya sedang mencoba menunggangi salah satu kuda liar itu, dia terpelanting dan patah tulang kakinya. Lagi-lagi tetangganya berdatangan menghibur pak tua atas kemalangan yang menimpa putranya. “Tapi bagaimana kalian tau kejadian itu jelek ?”, ia
menimpali.
Sejak saat itu, para tetangganya memutuskan tak akan memperdulikan dan tak ingin berurusan dengannya. Akan tetapi kemudian datanglah jenderal melalui desa itu dan mengajak semua kaum muda yang berbadan tegap untuk maju kemedan perang dan putra lelaki itu tudak ikut serta karena tubuhnya tak memungkinkan.
Kita semua akan menuju kehidupan yang jauh lebih tenteram, jika berlaku sabar melalui segala keadaan yang terjadi. Bahkan mungkin akan tersinggung dan tertekan kenangan pahit bila teringat kembali, namun kejadian itu mungkin bermanfaat dalam kehidupan anda kelak.
Barangkali saat menoleh kebelakang, Anda akan tampak bahwa pengalaman itu justru yang membangkitkan kemajuan. Pengalaman itu membuat Anda menjadi Anda yang sekarang. Tanpa pengalaman lama yang dibenci, anda tak akan memperoleh kepribadian seperti sekarang.

Yang bener sih judulnya bukan “Setiap kata adalah mutiara”, tapi “Setiap kata adalah mata pisau”.
Comment by v0lderm0rth — November 23, 2005 @ 7:07 am
maksut masnya “setiap kata adalah mata pisau gitu yah?” menurutmu kali
Comment by Administrator — November 23, 2005 @ 7:14 am
haloo cantiik ?? sejak kapan kamu jualan kuda ??
hehe… ga ding… ceritanya dalem banget neh, emang bagus ato enggak kejadian relatip, tergantung kitanya yee…
oya kamu aku link yooo
Comment by freely — November 24, 2005 @ 5:18 am
aihhh….aihhhh…dalem boww….
Comment by Administrator — November 25, 2005 @ 2:14 am
Aih Aih….piye jeng, ber-blog-nya, wes banyak kemajuanh neh …. semakin ramai…dan semarak *hayyaah naon geura*.
Comment by TRie — November 25, 2005 @ 7:57 am
dibaca yaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Comment by ibnu_hajar93@yahoo.com — December 4, 2005 @ 8:57 am